Sudah menjadi kebiasaan rutin pada tiap malam Jum'at sebagian ibu-ibu yang tergabung dalam jama'ah pengajian atau arisan RT mengadakan acara yasinan, yaitu membaca surah yasin bersama-sama pada tiap rumah warga setempat secara bergiliran. Biasanya mereka melakukan hal tersebut selain sudah menjadi tradisi juga tidak terlepas untuk meraih fadhilah-fadhilah yang akan didapatkan apabila membaca surat Yasin.
Pages
Tampilkan postingan dengan label Islam | Bidah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam | Bidah. Tampilkan semua postingan
Jumat, 30 Desember 2011
Yasinan Malam Jum'at Secara Berjamaah Adakah Tuntunannya ?
Sudah menjadi kebiasaan rutin pada tiap malam Jum'at sebagian ibu-ibu yang tergabung dalam jama'ah pengajian atau arisan RT mengadakan acara yasinan, yaitu membaca surah yasin bersama-sama pada tiap rumah warga setempat secara bergiliran. Biasanya mereka melakukan hal tersebut selain sudah menjadi tradisi juga tidak terlepas untuk meraih fadhilah-fadhilah yang akan didapatkan apabila membaca surat Yasin.
Haulan Kematian Versi Yahudi
Kata 'Haul' diambil dari kata Bahasa Arab حا ل - يحول - حولا Haala-Yahuulu-Haulan yang mempunyai makna 'setahun', atau 'masa yang sudah mencapai satu tahun'. Pada perkembangannya, kata 'haul' kemudian seringkali dimaknai sebagai kegiatan ritual keagamaan tahunan untuk memperingati hari meninggalnya orang yang dicintai atau orang yang diagungkan.
Di bawah ini adalah sebagian gambar orang Yahudi yang memperingati haul orang-orang yang mereka cintai.
Di bawah ini adalah sebagian gambar orang Yahudi yang memperingati haul orang-orang yang mereka cintai.
Hati-hati Jilbab Seperti Punuk Unta
Akibat Korban Mode
Sudah berjilbab saja masuk neraka, apalagi yang enggan memakai jilbab.
Sudah berjilbab saja masuk neraka, apalagi yang enggan memakai jilbab.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
صِنْفَانِ
مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ
الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ
مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا
“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat:
1. Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan,
2. Para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring.
Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium
baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.”
(HR. Muslim no. 2128)
Label:
Islam | Akhlak,
Islam | Aqidah,
Islam | Bidah
Ma'af Kawan.....Saya Gak Ngucapin Selamat ULTAH-mu. Ternyata ULANG TAHUN ada Dalam INJIL MATIUS 14 : 6 , INJIL MARKUS 6 :21 dan INJIL KEJADIAN 40:20
Mungkin kurangnya pengetahuan mengenai "ke-Aqidah-an",
masih banyak ummat Islam yang mengikuti ritual paganisme ini. Bahkan
tidak menutup kemungkinan para ustadz dan ustazdahpun ikut merayakannya
dan terjebak di dalamnya. Apalagi gencarnya media televisi dan media
massa lainnya mempublikasikan seremonialnya yang terkadang dilakukan
oleh beberapa da'i muda atau yang bergelar ustadz [setengah artis,
katanya sih !]. Ditambah lagi kebiasaan ini sudah jamak dan menjadi hal
yang seakan-akan wajib apabila ada anggota keluarga, rekan atau sahabat
yang memperingati hari lahirnya. Dan tak kurang kelirunya sejak di Taman
Kanak-kanak dan SD sudah diajarkan secara praktek langsung bahkan ada
termaktub dalam buku-buku kurikulum mereka . Wallahu a'lam. Semoga Allah
memberikan hidayah kepada mereka.Tahlilan dalam Pandangan NU, Muhammadiyah, PERSIS , Al Irsyad, Wali Songo, Ulama Salaf dan 4 Mazhab
Penjelasan Dari Nahdalatul Ulama (NU), Para Ulama Salafus salih, WaliSongo, 4 Mahzab Tentang Bid'ahnya TahlilanSegala puji bagi Allah, sholawat serta salam kita haturkan kepada Nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabat-sahabatnya. Do’a dan shodaqoh untuk sesama muslim yang telah meninggal menjadi ladang amal bagi kita yang masih di dunia ini sekaligus tambahan amal bagi yang telah berada di alam sana. Sebagai agama yang mencerahkan dan mencerdaskan, Islam membimbing kita menyikapi sebuah kematian sesuai dengan hakekatnya yaitu amal shalih, tidak dengan hal-hal duniawi yang tidak berhubungan sama sekali dengan alam sana seperti kuburan yang megah, bekal kubur yang berharga, tangisan yang membahana, maupun pesta besar-besaran. Bila diantara saudara kita menghadapi musibah kematian, hendaklah sanak saudara menjadi penghibur dan penguat kesabaran, sebagaimana Rasulullah memerintahkan membuatkan makanan bagi keluarga yang sedang terkena musibah tersebut, dalam hadits:



